Apa Itu Peer Counseling?

Event

Apa yang terjadi saat kita memutuskan untuk menjalin hubungan dengan orang lain, dan setelah beberapa bulan atau tahun, idealisme kita memudar dan hal yang tadinya mudahh, jadi terasa begitu sulit untuk dilakukan? Mengapa kita jadi mudah bertengkar, mudah cemburu, kasar dan sulit bekerja sama dengan pasangan?

Bagaimana kita menyampaikan keinginan kita tanpa terkesan m...

Read More

THE ART OF COUNSELING BERSAMA METAMORFOSA

Sehat merupakan dambaan setiap insan. Bukan hanya sehat fisik, tetapi sehat mental juga perlu diperhatikan. Seperti yang kita tahu bahwa isu kesehatan mental sekarang ini menjadi hal yang sangat sering diperbincangkan. Bukan tanpa alasan, melainkan banyak orang yang di sekitar kita mengalami sakit mental...

Read More

BE A MEANINGFUL AND MINDFULNESS PARENTS! HOW?

“Suatu hari, saya sebagai seorang ibu menjalani hari seperti biasanya, saya sedang berdiri di depan wastafel dan menghela nafas melihat tumpukan piring kotor. Saya memulai untuk mencucinya secepat mungkin karena pikiran saya sudah melayang pada lima hal yang harus saya lakukan selanjutnya sebagai seorang ibu, juga sebagai istri. Saya merasa stres...

Read More

Training Public Speaking dan Communication Skill

Event

💣 Bahaya!!! 💣
.
🙊Ketakutan berbicara di depan umum menjadi salah satu ketakutan terbesar yang dimiliki oleh banyak orang.
.
Banyak orang yang tak mampu menyampaikan dengan baik gagasannya hingga menyebabkan sebuah stagnansi dalam jenjang kehidupan atau karirnya.
.
Entah dimanapun anda berada, apapun profesi atau kegiatan anda, _public speaking skil...

Read More

APAKAH ITU SEFT?

Event

Oleh : Dzikria Afifah Primala Wijaya

            Apakah Anda termasuk orang yang pernah menjalani terapi? Jika iya, apakah Anda pernah mendengar jenis terapi yang disebut SEFT? Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) merupakan salah satu jenis terapi yang dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah fisik dan emosi...

Read More

PENTINGNYA PENYUSUNAN KEY PERFORMANCE INDICATOR (KPI) TERHADAP KOMITMEN PENCAPAIAN SASARAN KERJA KARYAWAN

Event

PENTINGNYA PENYUSUNAN KEY PERFORMANCE INDICATOR (KPI) TERHADAP KOMITMEN PENCAPAIAN SASARAN KERJA KARYAWAN

Jl Parangtritis Km 9, Bantul, Yogyakarta, 55186.  Depan Bank BPD DIY.

(0274)28811844/085328859600

Organisasi dibentuk sebagai wadah bagi sekelompok individu dalam mencapai tujuan-tujuan tertentu. Efektif tidaknya organisasi tergantung kepada sinergi atau kerjasama individu dan kelompok dalam organisasi untuk mencapai tujuan atau sasaran bersama (Hidayat, 2013). Untuk dapat bekerjasama dan berprestasi dengan baik, seorang karyawan harus mempunyai komitmen yang tinggi pada organisasinya (Tranggono & Kartika, 2008), disamping itu keberhasilan dan kinerja seseorang dalam suatu bidang pekerjaan banyak ditentukan oleh tingkat kompetensi, profesionalisme juga komitmen terhadap bidang yang ditekuninya (Yudhaningsih, 2011).

Armstrong (2003) mengatakan bahwa sasaran adalah sesuatu yang harus dicapai, baik sebagai tujuan (target), rencana atau proyek yang harus diimplementasikan atau diselesaikan, standar kinerja yang harus dicapai atau dipertahankan, sasaran pengembangan pribadi atau nilai-nilai yang harus dipertahankan. Moorhead dan Griffin (2013) juga menambahkan bahwa penetapan sasaran adalah metode yang sangat berguna untuk meningkatkan kinerja karyawan.

Kebanyakan perusahaan penilaian yang  digunakan masih berorientasi pada penilaian kepribadian (personality) dan perilaku (behavior) terfokus pada pembentukan karakter individu dengan menggunakan kriteria perilaku dan belum terfokus pada kinerja, peningkatan hasil, produktivitas (end result) dan pengembangan pemanfaatan potensi. Penilaian kinerja yang sudah digunakan kurang dapat melihat pencapaian kinerja dan pelaksanaan pekerjaan yang mereka lakukan. Kekurangan penilaian kinerja tersebut menyulitkan pihak manajeman dalam melihat kinerja karyawan karena penilaiannya subjektif dan tidak adanya tolak ukur untuk melihat pencapaian kinerja.

Penilaian kinerja yang obyektif merupakan indikator prestasi kerja yang dapat diperiksa oleh orang lain dan biasanya bersifat kuantitatif (Wibowo, 2008). Kriteria untuk mengukur standar kinerja secara kuantitatif merupakan ukuran paling mudah untuk disusun dan diukurnya, yaitu hanya dengan menghitung seberapa banyak unit keluaran kinerja harus dicapai dalam kurun waktu tertentu (Wirawan, 2009).

Dalam upaya mengukur kinerja yang sangat kompleks, perlu bagi penilai untuk menentukan indikator kinerja yang tepat dan baik. Oleh karena itu, adanya key performance indicator atau indikator kinerja utama merupakan jawaban atas keinginan karyawan yang selalu menginginkan ukuran yang lebih objektif dalam penilaian hasil pekerjaannya (Moeheriono, 2012). Dapat  disimpulkan bahwa penyusunan KPI oleh karyawan dapat digunakan untuk merepresentasikan pencapaian kinerja SDM, mengetahui dan menganalisis hasil pengukuran kinerja SDM.

 

Jika ingin mengetahui lebih banyak mengenai  KPI (Key Performance Indicator) akan hadir di bulan Agustus Workshop KPI.

Read More

Takut Berbicara di Depan Umum? Temukan Jawabannya Disini!

Event

Ketakutan berbicara di depan umum menjadi salah satu ketakutan terbesar yang dimiliki oleh seseorang. Sebagian besar orang merasa tidak mampu menyampaikan dengan baik gagasannya. Terkadang hal tersebut menyebabkan beberapa urusan kehidupan seseorang menjadi terhambat.

Mau tidak mau, sebenarnya keahlian public speaking dibutuhkan oleh tiap orang...

Read More