BEBERAPA CARA MENGATASI KECANDUAN GADGET PADA ANAK

Oleh : Dzikria Afifah P.W

Sebagian dari Ayah-Bunda pasti sudah mengetahui tentang gadget. Gadget atau KBBI menyebutnya dengan gawai. Gawai merupakan perangkat komunikasi yang saat ini tidak bisa dipisahkan oleh aktivitas manusia. Dari orang muda sampai tua, saat ini mayoritas sudah mengenal dan menggunakan gadget.

Bagi orang dewasa, penggunaan gadget merupakan hal yang dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan. Namun jika gadget digunakan pada anak-anak, maka apa yang terjadi? Oleh sebab itu, salah satu hal yang dikhawatirkan oleh beberapa Ayah-Bunda adalah penggunaan gadget pada anak. Bila tidak cerdas dalam mengelola gadget pada anak, bisa-bisa anak mengalami kecanduan gadget.

Akan tetapi, Ayah-Bunda jangan panik terlebih dahulu. Tulisan kali ini akan membahas terkait beberapa cara mengatasi kecanduan gadget pada anak. Apakah sajakah itu?

Menjadi Contoh

Pernahkah Anda sebelumnya mendengar bahwa adalah anak peniru ulung? Nah, fakta ini bisa dimanfaatkan sebagai salah satu cara mengatasi penggunaan gadget berlebihan pada anak. Caranya dengan menjadikan diri Anda sebagai contoh.

Contoh-contoh positif yang dapat Anda berikan seperti fokus pada anak ketika berbicara. Sebaiknya tidak disambi dengan bermain gadget. Selain itu, Anda bisa mengajak anak untuk menyuci kendaraan bersama atau memasak.

Terapi Bermain

Landreth, Ray & Bratton (2009) menjelaskan bahwa terapi bermain merupakan terapi yang dapat membantu anak-anak dalam berkomunikasi terkait pengalaman masa lalu dan perasaannya. Sering kita mendengar bahwa dunia anak-anak adalah dunia belajar sambil bermain. Lewat terapi permainan, menurut Kottman (2003) dapat menjadi salah satu cara berkomunikasi anak.

Melalui bermain, anak diberikan kesempatan untuk berkomunikasi dan berinterkasi dengan sosial. Hal itu mengurangi waktu anak dalam menggunakan gadget. Tentunya, yang dimaksud disini bukanlah bermain secara online ya Ayah, Bunda.

Mendukung Kegiatan Anak

Apakah Ayah Bunda mengetahui hal yang disukai sang anak? Ayah, Bunda perlu loh untuk mengetahui apa kegemaran dan hal yang disukai oleh anak. Hal itu bertujuan agar anak memiliki kegiatan alternatif selain bermain gadget.

Kegiatan tersebut bisa pada bidang olahraga, musik, bahasa atau bahkan karya seni. Motivasi anak agar mau mengembangkan dan lebih sering melakukan hal-hal yang ia sukai selain bermain gadget.

SUMBER :

Kottman, T. (2003). Partners in play (2nd ed.). Alexandria, VA: American Counseling Association.

Landreth, G. L., Ray, D. C., & Bratton, S. C. (2009). Play therapy in elementary schools. Psychology in the Schools, 46(3), 281-289

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top