Belajar Bersikap Asertif

Belajar Bersikap Asertif

Oleh: Shinta Putri Megawati, S.Psi

 Pusat Psikologi Terapan Metamorfosa

Jl Parangtritis Km 09, Bantul

Asertifitas merupakan kemampuan seseorang untuk mengkomunikasikan apa yang dipikirkan, diinginkan, dan dirasakan secara jujur kepada orang lain dengan tetap menjaga dan menghargai perasaan orang lain. Hal ini dilakukan secara proporsional, tanpa ada maksud untuk menyakiti atau merugikan orang lain. Belajar menjadi asertif adalah tentang menghormati keyakinan dan nilai-nilai pribadi tanpa mengabaikan hak orang lain. Kita perlu menyadari bahwa bersikap asertif dalam kehidupan sehari-hari merupakan bagian dari kualitas kepribadian kita.

Agar mampu bersikap asertif, kita perlu memiliki rasa percaya diri. Hal ini akan mendorong seseorang untuk berbicara dengan penuh keyakinan dan tidak ragu-ragu. Tentu keyakinan tersebut harus dibekali dengan informasi dan fakta yang akurat. Seseorang perlu belajar cara mengekspresikan pendapatnya dengan baik, terutama saat menemui perbedaan, sehingga tidak hanya ‘gedumel’ di belakang.

Bila tidak sependapat dapat disampaikan secara baik-baik, tanpa melukai hati orang. Tujuan dalam komunikasi ini adalah untuk mencapai kebaikan semua pihak. Sehingga tidak menjadi masalah bila seseorang berani mengatakan ‘tidak’ saat ada prinsip hidup yang tidak sejalan. Hubungan pertemanan harus didasarkan kepada sikap saling menghargai, bukan berdasarkan dominasi.

Hal penting lainnya yaitu kita perlu menyadari bahwa kita tidak mungkin menyenangkan semua orang. Bukan merupakan kewajiban bagi kita untuk membuat semua orang bahagia. Hal yang perlu kita lakukan adalah berusaha melakukan sesuatu dengan baik dan lebih baik lagi dari hari ke hari. Dengan demikian, hidup kita menjadi lebih damai ketika mampu bersikap asertif kepada orang lain.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top