Belajar Melalui Dongeng

Oleh: Shinta Putri Megawati, S.Psi

Pusat Psikologi Terapan Metamorfosa

Jl. Parangtritis Km 9, Bantul

Belajar Melalui Dongeng

Mendongeng adalah aktifitas bercerita kepada anak untuk menyampaikan sebuah pesan tertentu. Anak-anak pada dasarnya termasuk homo fabulans, yang artinya mereka sangat menyukai cerita. Melalui tokoh dalam dongeng, mereka belajar untuk memahami nilai-nilai, moral, mengerti permasalahan bahkan hingga cara menyelesaikan masalah. Saat anak mendengarkan dongeng, berarti ia sedang melatih kemampuan berpikir, imajinasi dan juga emosi. Sehingga penting bagi orangtua untuk meluangkan waktu agar dapat mendongeng kepada anak-anak tercinta.

Idealnya, mendongeng menjadi aktifitas harian orangtua yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menanamkan nilai dan ilmu yang bermanfaat untuk anak. Waktu yang paling tepat untuk mendongeng yaitu sebelum anak tidur. Sebab sebelum tidur otak berada pada gelombang alpha, sehingga anak mengalami kondisi rileks dan sangat mudah untuk menerima pesan positif.

Orangtua bebas ingin menciptakan dongeng apapun, sebab anak tetap akan antusias dan menyimak dengan seksama. Hal yang perlu diperhatikan dalam memilih dongeng diantaranya kesesuaian dengan usia perkembangan anak, sifatnya yang menghibur, menyenangkan dan nilai-nilai yang memberikan pemahaman dan pendidikan pada anak. Sebab pada fase anak-anak, potensi  mereka sedang berkembang secara optimal. Oleh karena itu, orangtua perlu memberikan banyak stimulasi kepada anak, agar perkembangan otak  maksimal.

Dengan demikian, melalui aktifitas mendongeng, anak akan belajar banyak untuk meningkatkan kemampuannya dalam berkreasi dan tingkat kecerdasan yang bagus. Bahkan anak-anak yang terbiasa mendengarkan dongeng, ia menjadi gemar membaca dan menulis. Inilah alasan mengapa orangtua perlu menguasai keterampilan mendongeng.

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top