Membangun Lingkungan Kerja Yang Sehat Di Perusahaan

Sangat penting bagi perusahaan untuk dapat membentuk lingkungan kerja yang sehat secara psikologis. Terbentuknya lingkungan kerja yang sehat membuat karyawan dapat bekerja dengan perasaan nyaman, sehat, dan aman. Selain memiliki manfaat yang baik bagi karyawan, membentuk lingkungan kerja yang sehat bermanfaat bagi perusahaan karena pegawai berada dalam kondisi psikologis yang baik dapat bekerja dengan baik dan maskimal. Begitu juga sebaliknya, apabila sebuah perusahaan tidak memiliki lingkungan kerja yang sehat, dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan kondisi psikis pegawainya yang bisa memicu beberapa masalah seperti meningkatnya tingkat stress, pegawai tidak bekerja secara optimal, tingginya perselisihan antar pegawai, bahkan meningkatkan tingkat turn over pada pegawai.

Menurut American Psychological Association (APA), sebuah perusahaan dapat menjadi tempat kerja yang sehat secara psikologis dengan memasukkan kegiatan kesehatan, menawarkan program bantuan pada pegawainya, memiliki kondisi kerja yang fleksibel, memperlakukan pegawainya dengan adil, memberikan program pengembangan kemampuan, keselamatan serta pencegahan stress kerja.

Terdapat tiga hal mendasar yang perlu perusahaan ketahui untuk membentuk lingkungan kerja yang sehat, efektif, dan dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan, keterlibatan, serta pertumbuhan pegawai:

  • Menumbuhkan interaksi antar karyawan

Salah satu hal yang perlu perusahaan lakukan untuk membangun lingkungan kerja yang sehat adalah dengan mengembangkan rasa keterikatan antar karyawan. Hal ini bisa dilakukan dengan membentuk budaya untuk saling menyapa dan berinteraksi antar pegawai, interaksi yang positif antar pegawai dapat menumbuhkan perasaan saling terhubung dan perasaan peka terhadap kondisi rekan kerjanya. Aksi ini dapat menurunkan tingkat stress karyawan dan dapat membangun hubungan tolong menolong dalam melakukan pekerjaan.

  • Mengembangkan rasa kompetensi

Alangkah baiknya perusahaan juga berusaha untuk mengenali potensi-potensi yang dimiliki oleh karyawannya dan menempatkan karyawan pada tim yang anggotanya memiliki kemampuan kompetensi yang berbeda-beda, hal ini agar anggota tim dapat berusaha bekerja dengan menggunakan kemampuannya masing-masing sehingga pekerjaan lebih efisien karena anggota tim saling melengkapi satu sama lain. Untuk mendukung terbentuknya hal tersebut perusahaan dapat memberikan apresiasi berupa penghargaan pada semua anggota tim saat target pekerjaan mereka dapat dicapai dan diselesaikan dengan baik.

  • Memberikan ruang aspirasi pegawai

Membentuk lingkungan kerja yang mendengarkan saran, ide dan perspektif dari pegawai yang lain. Hal ini tidak hanya mendengarkan saran saja, tetapi melibatkan antar rekan kerja untuk saling berkolaborasi dalam mencari solusi dalam mengatasi masalah atau membangun strategi untuk menghadapi tantangan dan target pekerjaan. Dengan memberikan ruang untuk pegawai mengungkapkan aspirasinya dan saling terlibat satu sama lain juga dapat meminimalisir perilaku bullying di tempat kerja.

Perlu komitmen yang kuat dari perusahaan serta sinergi yang baik dengan para pegawainya untuk dapat mewujudkan sebuah lingkungan kerja yang sehat, hal ini diakarenakan untuk membangun lingkungan kerja yang sehat membutuhkan proses serta usaha dari seluruh elemen perusahaan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top