MENUJU KEBAHAGIAAN

Oleh : Ratna Permatasari

APAKAH AUTHENTIC HAPPINES ITU ?

I believe that the very purpose of our life is to seek happiness. That is clear. Whether one believes in religion or not, whether one believes in this religion or that religion, we all are seeking something better in life. So, I think, the very motion of our life is towards happiness…

Lama, D., & Cutler, H. (2009)

KEBAHAGIAAN SEBAGAI TUJUAN AKHIR

Kebahagian adalah tujuan akhir dari segala aktivitas, segala bentuk usaha atau perjuangan dalam hidup ini. Adakah manusia yang tidak mendambakan kebahagian? Dalam hal ini dapat disepakato bahwa kebahagiaan adalah dambaan universal dari semua manusia, di sepanjang sejarah dan sampai kapanpun.

Coba pikirkan sejenak apa yang sedang menjadi upaya atau usaha anda saat ini dalam mencapai kebahagiaan. Apakah menjalani karier? Apakah membesarkan anak? Apakah menyelesaikan studi? Apakah mencari pasangan? Apapun bentuk usaha kalian, bukankah pada akhirnya semua usaha itu akan ditujukan untuk mencari kebahagiaan? Bahkan seseorang yang berbuat jahat, atau melakukan tindakan yang keji, merekapun sebenarnya sedang mencari kebahagiaan. Sekalipun tentang pemikiran mereka tentang kebahagiaan keliru yang akan menimbulkan penderitaan, tidak hanya bagi orang lain tetapi juga bagi dirinya sendiri.

Salah satu pertanda penting bahwa kebahagiaan yang nyata adalah kebahagiaan yang dicarinya adalah tujuan akhir. Sebagai contoh, bahwa seseorang telah samapi pada kebahagiaan, salah satu tandanya adalah dengan adanya suatu kedamaian yang penuh, karena tidak ada lagi yang harus dilakukan, tak ada lagi yang harus dicapai. Dalam mencapai kebahgian dapat dilakukan dengan bersyukur. Bersyukur adalah suatu perilaku dan sikap batin yang sangat penting karena dapat membangkitkan emosi positif yang dapat memicu perubahan dan perkembangan poditif yang luar biasa, dan akhirnya hal tersebut memberikan kontribusi penting pada authentic happiness.

Salah satu ciri bahwa suatu tujuan yang kita klaim sebagi sumber kebahagiaan kita tetapi ternyata palsu adalah bahwa tujuan itu ternyata bukanlah tujuan akhir, melainkan hanya menjadi sarana untuk menvapai tujuan lain. Misalnya : seorang mahasiswa belajar dengan sangat tekun supaya dia kelak dapat memperoleh karier yang baik. Seseorang bekerja keras dalam kariernya, supa ia dapat memberikan materi dan perlindungan atau rasa aman bagi keluarganya. Seseorangg memberi materi dan perlindungan bagi keluarganya, supaya…. dst.

Ada lima hal yang dapat meningkatkan kebahagian :

  1. Menikmati

Menikmati adalah cara cepat dan mudah untuk meningkatkan optimisme dan mengurangi stres dan emosi negatif. Penelitian oleh Dr. Fred Bryant, seorang profesor di Loyola University Chicago menunjukkan bahwa mereka yang secara teratur dan sering menikmati lebih bahagia, lebih optimis dan lebih puas dengan kehidupan.

  1. Berterima kasih

Ketika mengucapkan terima kasih kepada seseorang, kebaikan dan rasa syukur diperoleh sebagai balasannya. Dr. Martin Seligman dalam penelitiannya menunjukkan orang-orang telah menulis surat ucapan syukur kepada seseorang yang tidak pernah benar-benar mengucapkan terima kasih, dan melihat peningkatan langsung dalam kebahagiaan dan penurunan gejala depresi.

  1. Memiliki Tujuan

Merasa berharap, memiliki rasa memiliki tujuan, bersikap optimis. Studi demi studi menunjukkan bahwa orang-orang yang telah menciptakan makna dalam hidup mereka lebih bahagia dan lebih puas dengan hidup mereka.

  1. Memberi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memberi tidak hanya membuat stres berkurang, tetapi juga membuat kita merasa jauh lebih bahagia, lebih terhubung dengan dunia, dan lebih terbuka terhadap pengalaman baru.

  1. Empati

Ketika kita berempati dengan orang lain, kita menjadi kurang menghakimi, frustrasi berkurang, marah atau kecewa juga berkurang dan kita mengembangkan kesabaran, juga memperkuat ikatan dengan orang-orang terdekat. Ketika kita benar-benar mendengarkan sudut pandang orang lain, mereka sangat mungkin mendengarkan kita. Hubungan yang kuat sangat penting untuk kebahagiaan.

 

Sumber : Setiadi, Iman. (2016). Psikologi Positif: Pendekatan Saintifik Menuju Kebahagiaan. Yogyakarta: Gramedia Pustaka.

https://my.happify.com/hd/the-5-skills-that-will-increase-your-happiness/

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top