Menumbuhkan Jiwa Ksatria

Menumbuhkan Jiwa Ksatria
Oleh: Shinta Putri Megawati, S.Psi
*Manajer Layanan Pusat Psikologi Terapan Metamorfosa, alumnnus Psikologi UIN Sunan Kalijaga
Jl. Parangtritis km 9, Bantul, D.I.Y

Jiwa ksatria merupakan salah satu sifat yang perlu ditanamkan kepada anak, agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang tangguh. Sebab dalam perjalanan ini ada begitu banyak tantangan dan rintangan yang harus dilewati untuk meraih kesejahteraan hidup. Sehingga penting sekali untuk menanamkan jiwa ksatria sejak usia dini dengan menggunakan cara yang halus disertai keteladanan dari kedua orangtuanya. Selain itu, orangtua juga perlu menyadari bahwa setiap tingkatan usia anak memiliki tugas perkembangan masing-masing. Tentu kesadaran ini akan menghantarkan para orangtua untuk lebih bijaksana dalam mendampingi proses belajar anak agar mampu mencapai tugas perkembangannya.
Misalnya saja anak usia pra sekolah akan memiliki tugas perkembangan yang berbeda dengan anak yang sudah memasuki dunia sekolah. Sebab pertumbuhan anak sangat berkorelasi dengan perkembangan otak dan kesiapannya dalam memproses informasi maupun pengambilan keputusan. Saat anak-anak sudah terlatih menjadi pribadi yang tangguh, maka tidak akan mengalami keterkejutan bila suatu hari terjadi peristiwa yang di luar harapannya. Sebab seseorang yang ksatria memiliki jiwa yang besar, berani bertanggungjawab, bertoleransi bahkan berani mengakui kelemahan diri sendiri.
Selain itu, seseorang yang berjiwa ksatria akan tampil menjadi pribadi yang lebih objektif dalam mengakui kelebihan orang lain. Sifat ini sangat penting dimiliki anak agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, terutama saat menghadapi permasalahan hidup. Anak-anak perlu memiliki ketahanan psikis yang kuat agar tidak cepat menyerah dan penuh perjuangan. Anak-anak seperti inilah yang akan menjadi pemakmur peradaban.
Jiwa ksatria juga dapat berkembang bila orangtua tidak terlalu memproteksi anak, sehingga anak memiliki ruang yang lebih leluasa untuk mengalami banyak peristiwa. Mereka akan berlatih agar mampu menyelesaikan persoalandan tantangan hidup secaramandiri. Orangtua juga perlu menanamkan kepercayaan kepada anaknya bahwa mereka bisa memperoleh apa yang diinginkan dengankegigihan usahanya.
Saat anak-anak memiliki jiwa yang ksatria maka ia akan tumbuh menjadi seorang pemimpin yang bertanggungjawab dan siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan para pahlawan untuk mewujudkan cita-cita Bangsa Indonesia agar mampu bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Cita-cita mulia itu hanya dapat diraih apabila para pemimpin bangsa diisi oleh pribadi-pribadi yang berjiwa ksatria, dan sifat itu mulai ditumbuhkan di dalam rumah sejak usia dini. Dengan demikian, sudah saatnya untuk menggiatkan rumah yang ramah bagi perkembangan mental yang sehat untuk anak-anak.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top