Pentingnya Optimisme dalam Kehidupan

Kebanyakan dari kita merasa pesimis dalam menghadapi sebuah masalah. Ketika kita berusaha dengan giat dan bersikap optimis masalah yang kita hadapi akan sedikit demi sedikit terselesaikan. Optimisme merupakan sikap berpikir positif yang ditunjukkan seseorang saat menghadapi berbagai macam aspek kehidupan. Sikap optimisme sangat membantu seseorang dalam kehidupan sehari-hari, karena rasa optimis membuat individu memiliki pikiran masa depan yang baik dan sudut pandang yang positif dalam melihat suatu kejadian di hidupnya. Orang dengan sikap optimis cenderung memiliki kesehatan mental dan fisik yang baik sehingga kualitas hidupnya juga akan ikut membaik.

Lalu bagaimana cara untuk menumbuhkan sikap optimisme dalam diri kita?

  1. Berpikir positif

Latih keyakinan dalam pikiran kita bahwa kita mampu melakukan berbagai macam hal baik yang bisa membawa kita menuju ke sebuah kesuksesan. Contohnya: ketika kita belajar dengan giat kita akan mampu memperoleh nilai yang memuaskan.

  1. Mengambil hal yang baik dari setiap kejadian

Langkah awal yang dilakukan yaitu memulai untuk menumbuhkan rasa syukur terhadap apapun yang telah kita peroleh dalam kehidupan. Walaupun hanya sekecil apapun itu sangat berarti karena kita telah mencapainya dengan usaha dan niat yang ada pada diri kita. Kebanyakan dari kita pasti lebih banyak memandang suatu kejadian dari sisi buruknya tanpa melihat apa yang telah dicapai di sisi yang lebih baik. Kita harus meluangkan waktu untuk memikirkan hal-hal positif yang telah dicapai setiap harinya agar mendapat semangat dan motivasi.

  1. Berhenti menyalahkan diri sendiri

Saat kegagalan menghampiri, sebaiknya jangan terburu-buru menyalahkan diri sendiri. Kita harus membiasakan diri untuk membuat pola pikir bahwa kesalahan yang telah terjadi bisa diperbaiki dan bisa menjadi pembelajaran di kemudian hari.

  1. Berfokus pada masa sekarang dan masa depan

Fokus terhadap kegiatan yang perlu kita lakukan sekarang dan merencanakan hal-hal yang perlu dikerjakan di masa depan. Masa lalu cukup dijadikan sebagai pertimbangan dalam bertindak agar kita tidak mengulangnya lagi. Hal itu lebih baik dilakukan daripada terperangkap pada masa lalu, karena masa lalu sebaiknya menjadi sebuah pelajaran yang berharga.

Itulah beberapa cara yang bisa kita lakukan agar bisa menciptakan rasa optimis dalam diri kita. Dengan begitu, kehidupan kita akan terasa lebih positif dan kita juga tidak akan terjebak di masa lalu yang kita anggap kurang nyaman. Jadikan segala sesuatu yang telah terjadi sebagai pelajaran untuk bertindak di masa sekarang dan nanti.

 

Sumber:

Lusiawati, I. Membangun Optimisme pada Seseorang Ditinjau dari Sudut Pandang Psikologi Komunikasi. (2019). Jurnal TEDC, 10(3), 147-151.

Santos-Longhurst, A. Healthline (2019). Benefits of Thinking Positively and How to Do It.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top