Pentingnya Pola Asuh Dalam Membentuk Pribadi

Pentingnya Pola Asuh Dalam Membentuk Pribadi

Pusat Psikologi Terapan Metamorfosa

Jl. Parangtritis. Km 9. Bantul. Yogyakarta

(0274)2811844/ 085328859600

Setiap individu memiliki hak dasar yang sama sebagai pribadi dan sebagai bagian dari kelompok sosial. Asertivitas sebetulnya merupakan konsepyang agak samar sebab berada di antara dua perilaku ekstrim yang bertentangan yaitu
perilaku pasif dan agresif. Asertivitas merupakan kemampuan seseorang untuk mengekspresikan diri, pandangan-pandangan dirinya, dan menyatakan keinginan dan perasaan diri secara langsung, jujur, dan spontan tanpa merugikan diri sendiri dan melanggar hak orang lain.  Dengan demikian, asertivitas merupakan kemampuan untuk mengungkapkan hak dan kebutuhan secara positif dan konstruktif tanpa melanggar hak orang lain.

Perilaku asertif merupakan perilaku yang penting untuk mewujudkan pribadi yang sehat. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa dengan berprilaku asertif kita dapat mengurangi atau menghilangkan kecemasan dan meningkatkan rasa hormat serta harga diri. Perilaku asertif lebih adaptif dibanding dengan perilaku pasif dan agresif. Asertif menimbulkan harga diri yang tinggi dan hubungan interpersonal yang memuaskan.

Keluarga menjadi faktor yang penting dalam perkembangan psikologi anak. Orang tua juga memberikan dasar kehidupan emosi dan dasar kehidupan moral anak. Kehidupan emosional keluarga dapat menjamin perkembangan
emosional anak dalam pembentukan pribadinya. Demikian juga dengan keteladanan orang tua dalam bertutur kata dan berperilaku sehari-hari akan menjadi wahana pendidikan moral bagi anak untuk membentuk manusia susila. Keluarga merupakan peletak dasar pendidikan akhlak dan pandangan hidup keagamaan. Sifat dan tabiat anak sebagian besar diambil dari kedua orang tua dan anggota keluarga yang lainnya.
Namun pada kenyataannya, orang tua seringkali memberikan model agresif secara fisik melalui hukuman fisik pada anaknya. Hal ini dilakukan dengan dalih untuk mendisiplinkan anaknya, padahal sejatinya secara bersamaan orang tua juga memberikan contoh agresif kepada anak. Model yang terpampang dalam keluarga, kelompok masyarakat,
dan media massa merupakan sarana yang efektif sebagai model untuk berperilaku agresif.  perilaku pada dasarnya ditentukan oleh lingkungan dan dapat dipelajari dengan membentuk asosiasi yang terjadi karena kebiasaan,
refleksi, atau hubungan antara respon dengan penguatan yang memungkinkan dalam lingkungan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top