Perkembangan Moral Pada Remaja

Shinta Putri Megawati, S.Psi
Pusat Psikologi Terapan Metamorfosa

Jl. Parangtritis Km. 9 Bantul, Yogyakarta, 55186

Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa, sehingga dalam tahapan ini terjadi banyak perubahan. Di dalam psikologi, remaja dikenal sedang berada pada masa storm and stress, yang artinya remaja sedang menghadapi ‘badai’ dan ‘topan’ dalam kehidupan perasaan dan emosinya.
Tidak heran bila kita menemui seorang remaja yang sedang sangat bersemangat, tiba-tiba berubah menjadi tampak tak bersemangat. Atau mungkin ada pula remaja yang pemberani, tiba-tiba berganti merasa takut yang berlebihan. Hal ini wajar dialami oleh remaja, sebab mereka sedang masa pencari jati diri dan berusaha menemukan konsep dirinya.
Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk memiliki moral yang kuat. Moral merupakan aspek kepribadian seseorang yang diperlukan untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.
Terdapat tiga tahapan perkembangan moral, yaitu tingkat prakonvensional, tingkat konvensional dan tingkat pascakonvensional.
Pada tingkat prakonvensional, perkembangan moral masih ditafsirkan oleh seseorang berdasarkan akibat fisik yang akan diterimanya. Seseorang yang berada dalam tingkat prakonvensional menilai moralitas dari tindakannya yang mendapatkan konsekuansi secara langsung, baik itu hukuman maupun reward.
Sedangkan pada tingkat konvensional, aturan-aturan moral dipatuhi atas dasar memenuhi harapan keluarga, maupun masyarakat. Seseorang yang berada di tahap ini menilai moralitas dari suatu tindakan dengan membandingkannya dengan pandangan dan harapan oranglain. Pada tingkat pascakonvensional, moralitas menjadi pendirian pribadi. Baik dan buruk sudah dipertimbangkan secara personal, sehingga tidak terlalu pusing oleh komentar negatif masyarakat.
Oleh karena itu, remaja perlu lebih peka terhadap nilai-nilai positif yang dianutnya, sehingga perkembangan moral berjalan dengan baik. Lingkungan keluarga, sekolah, komunitas, dan media massa memiliki pengaruh dalam perkembangan moral remaja. Sinergi antar semua elemen sangat penting, sebab tidak ada keberhasilan individu, yang ada adalah keberhasilan kolektif.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top