Psikologi Berbagi Energi

Penulis: Shinta Putri Megawati,S.Psi.

Pusat Psikologi Terapan Metamorfosa, jln. Parangtritis Km 09, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta 55186

PSIKOLOGI dulu masih dipandang sebelah mata. Saat seseorang mempelajari ilmu psikologi, maka dapat dipastikan ia akan mendapat julukan sebagai paranormal yang mampu membaca pikiran orang lain. Bahkan hingga kini, masih ada beberapa orang yang memiliki anggapan seperti itu. Namun persepsi ini harus mulai dibenarkan, sebab sesungguhnya ilmu psikologi sangat dekat dengan diri kita. Psikologi tidak hanya berbicara tentang ‘sakit jiwa’.

Masa kini ilmu psikologi sangat dibutuhkan, baik untuk perorangan maupun perusahaan. Individu mulai menyadari akan pentingnya memahami diri, mengelola emosi, hingga meningkatkan potensi agar dapat mengaktualisasikan diri. Begitu pula dengan perusahaan yang mulai memberikan perhatian kepada karyawannya untuk memenuhi kebutuhan psikologis dalam bekerja. Hal ini tentu akan mendukung produktifitas kinerja para karyawan.

Tapi individu maupun perusahaan yang peduli terhadap kondisi psikologi masih sedikit, terutama bagi negara berkembang seperti Indonesia.

Masyarakat Indonesia pada umumnya, masih berfokus pada dua kebutuhan dasar yaitu kebutuhan fisiologi dan kebutuhan rasa aman. Selama kebutuhan tersebut belum terpenuhi, maka belum terdorong untuk melakukan aktualisasi diri, dan menaruh perhatian pada sisi psikologis. Namun begitu, perlu disadari bahwa aspek psikologis sangat penting agar tercapai kebahagiaan yang holistik. Salah satu kepedulian terhadap kesejahteraan psikologi yaitu mulai menyadari bahwa jiwa memerlukan ‘nutrisi’. Misalnya kata-kata motivasi, teknik olah emosi, dan selalu positif dalam membuat persepsi. Semoga dengan demikian, tercapai kedamaian hati untuk masing-masing jiwa dan Indonesia menjadi negara yang semakin jaya.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top