Tips Menghadapi Anak Pendiam dan Pemalu

Setiap orang tua pasti ingin melihat anaknya tumbuh dan berkembang dengan baik, namun sayangnya hal tersebut tidak terjadi pada setiap anak. Beberapa anak tumbuh menjadi pribadi yang pendiam dan pemalu, sehingga terkadang membuat anak sulit berinteraksi dengan lingkungan. Memiliki anak yang tumbuh menjadi pribadi yang diam dan pemalu bukan merupakan hal buruk, biasanya anak tersebut memiliki rasa simpati dan empati yang lebih tinggi daripada anak pada umumnya. Meski tidak selamanya ditunjukkan karena terhalang sifat pemalunya, sehingga malu menyampaikan pendapat atau mengungkapkan perasaannya. Tidak dapat dipungkiri memang sifat anak pendiam dan pemalu berpengaruh pada kehidupan sehari-hari, seperti interaksi dengan teman sebaya, anggota keluarga bahkan tetangga. Ada banyak kemungkinana mengapa anak menjadi pendiam, antara lain:

a. Karakter Bawaan Anak

Beberapa ahli berpendapat bahwa sikap pendiam dan pemalu bisa terjadi karena bawaan dari lahir. Hal tersebut bisa dilihat seorang bayi yang ramah, senang tersenyum ketika berinteraksi dengan orang yang baru dikenal. Sementara itu ada bayi yang langsung menangis pada saat bertemu dengan orang baru dikenalnya.

b. Sering Diabaikan

Anak yang sering diabaikan ketika mencoba berinteraksi dengan orang tuanya dapat menyebabkan ia menjadi pendiam. Anak yang jarang diajak berbicara, lambat laun akan menjadi anak pendiam. Orang tua seharusnya memberikan respons kepada anak saat ia berbicara.

c. Anak Terbiasa Dimanja

Pola asuh yang dimaksud ia orangtua terlalu memanjakan anak seperti contoh ketika anak melakukan kesalahan dengan temannya si orang tua bukannya menyuruh anaknya meminta maaf namun malah membela anaknya.  Anak yang selalu dimanja oleh orang tuanya akan merasa kehilangan pegangan dan tidak mengetahui apa yang harus dilakukan.

Lalu bagaimana sih sikap kita sebagai orang tua dalam mengatasinya, sebenarnya banyak cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak agar mengurangi rasa pendiam dan pemalunya, berikut ada beberapa cara mengatasi, yaitu :

  1. Mengajak  anak melakukan kontak mata, hal ini bisa menumbuhkan rasa percaya diri pada anak sehingga perlahan mengurangi sifat pemalunya. 
  2. Undanglah teman sebaya bermain ke rumah, dengan menghadirkan sosok asing dirumah dapat melatih anak terbiasa dengan orang lain terutama teman seumuran. Selain itu dapat melatih kemampuan interaksi pada anak dan mengurangi sifat enggan berkomunikasi.
  3. Ajak anak berkunjung ke tetangga serta sanak saudara, semakin banyak orang yang ia temui semakin nyaman ia berada di lingkungan orang asing salian keluarga. Hal ini untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan juga membuat ia menjadi leading dalam interaksinya.
  4. Menyemangati anak dalam mencoba hal baru,  dengan demikian anak merasa lebih percaya diri dalam melakukan hal-hal baru yang mungkin akan menjadi stimulus ia tumbuh dan berkembang dengan baik.

Perlu ayah dan bunda ketahui bahwa penyebab anak pendiam menurut para ahli bukanlah karena bagian dari perkembangan anak itu sendiri. Anak pendiam terbentuk hasil dari interaksi sang anak dengan lingkungan sekitarnya. Kita sebagai orang tua perlu mendampingi serta memahami tiap proses tumbuh kembang anak, sebab titik awal perjalanan kehidupan anak berawal dari pola asuh yang ia dapatkan sejak kecil.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top