Yuk Kenali Cara Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan!

Motivasi kerja dikenal sebagai salah satu komponen penting yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Perwujudan kinerja yang berkualitas dan berkuantitas membutuhkan dorongan untuk memunculkan kemauan, kemampuan dan semangat kerja karyawan, yaitu dengan motivasi kerja.  Lalu sebenarnya apa sih motivasi kerja itu? Motivasi kerja adalah dorongan yang tumbuh dalam diri seseorang, baik berasal dari dalam dan luar dirinya untuk melakukan pekerjaan dengan semangat yang tinggi menggunakan segala kemampuan dan keterampilan yang dimilikinya untuk mencapai hasil kerja yang memuaskan.

Mengingat pentingnya motivasi kerja karyawan, yuk simak baik-baik bagaimana cara meningkatkan motivasi kerja karyawan di bawah ini:

  1. Memberi reward/hadiah bagi karyawan yang berprestasi

Sebagai bentuk apresiasi kepada karyawan yang berprestasi, memberikan reward yang setimpal dengan prestasi yang diraih merupakan salah satu cara meningkatkan motivasi kerjanya. Cara ini dapat mendongkrak semangat karyawan lain untuk menorehkan prestasi yang terbaik bagi perusahaan. Reward dapat berupa bonus, insentif, promosi jabatan, dll.

  1. Memberi punishment bagi karyawan yang tidak mampu memenuhi target pekerjaan

Selain memberi reward bagi karyawan berprestasi, hukuman atau punishment dapat diberlakukan apabila terdapat karyawan yang bekerj\a tidak memenuhi target. Aplikasi hukuman yang dapat diterapkan seperti pemangkasan gaji, penurunan jabatan, hingga pemecatan. Sama halnya dengan reward, punishment diterapkan untuk tetap memotivasi karyawan agar bekerja sesuai target.

  1. Menjelaskan peran karyawan dalam perusahaan secara jelas

Karyawan ingin mendapat pengakuaan bahwa mereka berkontribusi terhadap pencapaian visi, misi, dan nilai perusahaan. Sebagai atasan, perlu untuk memberi penjelasan tentang ketiga hal tersebut dan peran penting karyawan dalam meraihnya. Membuat karyawan merasa bahwa tujuan perusahaan adalah tujuan mereka, akan mendorong karyawan untuk berusaha turut serta mewujudkannya sebaik mungkin.

Mempererat hubungan dengan karyawan

  1. Membangun komunikasi yang baik antar karyawan

Hubungan kekeluargaan yang erat sesama karyawan dapat menciptakan rasa nyaman dalam bekerja dan loyalitas terhadap perusahaan akan semakin meningkat. Hal ini bisa dibangun melalui acara gathering atau pertemuan rutin setiap bulan untuk menjalin keakraban para karyawan. Selain komunikasi yang baik antar karyawan, atasan juga dapat menjalin komunikasi dengan baik bersama anggotanya. Seringkali karyawan kurang termotivasi dalam pekerjaannya dikarenakan buruknya komunikasi yang terbentuk di tempat kerjanya. Hubungan yang baik antar karyawan dan juga dengan atasan dapat membuat karyawan merasa nyaman di tempat kerjanya. Perasaan nyaman di tempat kerja ini juga berpengaruh terhadap kesejahteraan psikologis karyawan di tempat kerja, sehingga hal ini dapat meningkatkan motivasi kerja.

  1. Kenali kekurangan dan kelebihan karyawan

Setiap karyawan tentunya memiliki karakteristik tersendiri. Para pemimpin perusahaan perlu untuk mengenali kekurangan dan kelebihan mereka agar dapat mengoptimalkan kinerja karyawan. Mengenali kekurangan dan kelebihan karyawan dapat membantu karyawan yang kesulitan mengerjakan tugasnya untuk dapat meraih prestasi seperti rekan-rekan yang lainnya.

  1. Melakukan kontrol kerja kepada karyawan secara rutin

Kehadiran atasan tertinggi bisa berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan. Banyak karyawan yang malas bekerja dan akhirnya mengalami demotivasi kerja karena tidak pernah dikunjungi oleh atasannya. Upayakan untuk meluangkan waktu datang ke ruangan karyawan atau saat mereka bekerja. Jangan segan-segan untuk membantu karyawan apabila mereka mengalami kesulitan yang benar-benar tidak bisa diselesaikan.

  1. Memberikan training karyawan secara rutin

Melakukan pekerjaan yang sama setiap harinya dapat membuat para karyawan merasa jenuh dan bosan. Training karyawan dapat memberikan motivasi untuk membangkitkan kembali semangat kerja mereka. 

 

Tetapi perlu untuk diketahui bahwa motivasi kerja karyawan dapat berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Hal tersebut dapat dikarenakan oleh karakteristik karyawan yang berbeda-beda atau karena latar belakang masing-masing dalam memilih pekerjaan yang berbeda. Para pemangku jabatan tinggi di perusahaan perlu mengetahui motivasi kerja apa yang dimiliki oleh karyawannya masing-masing. Memahami motivasi kerja karyawan masing-masing akan mempermudah komunikasi. Mengetahui motivasi kerja juga dapat membantu dalam pengambilan keputusan dalam manajemen sumber daya manusia yang digawangi oleh Human Resource Departement (HRD). Kebijakan yang tepat dalam pengaturan sumber daya manusia berdasarkan motivasi kerja karyawan akan memberikan dampak positif untuk perusahaan. Begitu pula sebaliknya, kebijakan yang menaungi motivasi kerja karyawan akan meningkatkan kinerja karyawan.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top