Yuk Kenali Lebih Dekat Mengenai Hypnoparenting!

Hypnoparenting berasal dari kata hypnosis dan parenting (mendidik anak). Silawati dan Yanti (2015) menyatakan bahwa hypnoparenting adalah cara untuk mendidik anak yang dilakukan dengan metode hipnosis, yaitu dengan memanfaatkan penurunan frekuensi gelombang otak anak untuk diberi sugesti atau kata-kata yang bernilai positif sehingga anak akan menyimpan sugesti tersebut dalam pikiran bawah sadarnya. Orang tua dapat menerapkan pola pengasuhan, termasuk membangun sikap disiplin dan sikap-sikap positif lainnya pada anak dengan mudah menggunakan metode parenting ini. Karena sugesti-sugesti positif yang sering diucapkan orang tua pada anak secara terus menerus akan membentuk karakter anak sesuai dengan sugesti positif yang diucapkan tersebut. Ketika orang tua sering mengucapkan afirmasi positif kepada anak, misalnya “kamu adalah anak yang rajin”, secara tidak sadar ucapan tersebut dapat tertanam dalam diri anak dan membentuk karakter anak.

Kesuksesan dari penerapan metode hypnoparenting ini tentunya tidak terlepas dari ketepatan cara yang digunakan. Berikut ini ada beberapa cara hypnoparenting menurut Navis (2013):

  1. Anak dalam kondisi mood positif

Cari waktu ketika anak sedang dalam keadaan hati yang baik, sehingga hypnoparenting dapat dilakukan dengan optimal.

  1. Membangun keakraban sebelum melakukan hypnoparenting

Mulailah dengan mengajak anak berbicara sesuatu yang menyenangkan dan bangun suasana keakraban antara orang tua dan anak.

  1. Mencari saat tepat untuk melakukan afirmasi positif

Yaitu ketika anak berada dalam kondisi tenang, terbuka dan akrab dengan orang tua. Saat tersebut adalah waktu yang paling tepat untuk menyatakan afirmasi-afirmasi positif pada anak.

  1. Menggunakan alat bantu saat memberikan afirmasi

Alat bantu yang paling tepat adalah media yang sangat dekat dengan anak, seperti berbagai benda-benda di sekitar kita atau mainan yang disukai anak. Contohnya buku atau boneka kesukaan anak.

  1. Melakukan kontak fisik secara kontinu

Kontak fisik ini perlu dilakukan secara terus-menerus dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya ketika sedang menerapkan hypnoparenting saja. Misalnya dengan mencium atau memeluk anak. Kontak fisik yang dilakukan orang tua pada anak dapat memunculkan kedekatan emosional pada diri anak dengan orang tua.

  1. Memasukkan sugesti positif pada anak

Puncak dari hypnoparenting yaitu memberikan sugesti (afirmasi positif) kepada anak. Orang tua dapat mengucapkan afirmasi-afirmasi positif, contohnya “kamu adalah anak yang baik hati dan gemar membantu orang lain.” Diharapkan afirmasi positif ini dapat tertanam dalam alam bawah sadar anak ketika diucapkan di situasi yang tepat. Sehingga afirmasi tersebut dapat tumbuh menjadi karakter pribadi anak.

  1. Melakukan pengulangan secara konsisten

Melakukan pengulangan merupakan cara ampuh dan efektif untuk menanamkan sugesti positif dengan tujuan supaya sugesti positif yang diberikan orang tua dapat terinternalisasi ke dalam diri anak, sehingga dapat membangun karakter positif dalam diri anak.

Melalukan hypnoparenting juga perlu memperhatikan waktu yang tepat agar hasilnya lebih optimal. Berikut ini adalah beberapa waktu yang efektif untuk melakukan hypnoparenting:

  1. Saat mengajak anak berdoa

Ketika berdoa, suasana tenang dan suara lirih akan menciptakan ketenangan dan anak pun mudah menerima sugesti-sugesti positif yang diucapkan orang tua.

  1. Saat anak bermain

Ketika bermain, anak biasanya terfokus pada permainannya. Kondisi anak yang sedang fokus ini bisa orang tua gunakan untuk menanamkan sugesti-sugesti positif.

  1. Saat anak menggambar

Menggambar adalah media yang bisa digunakan untuk memasukkan sugesti positif kepada anak.

  1. Saat sebelum tidur

Sebelum tidur merupakan waktu terbaik untuk memberi afirmasi positif pada anak. Anak berada dalam kondisi yang sangat rileks, tenang, dan otaknya berada dalam gelombang alpha atau theta sehingga RAS (Reticular Analisys System) terbuka lebar dan sugesti lebih mudah ditanamkan.

  1. Saat sebelum bangun tidur

Ketika pagi hari anak sudah mulai terbangun dari tidurnya tetapi masih berada di kasur, masukkan sugesti-sugesti positif.

  1. Saat anak makan

Ketika anak sedang makan dalam keadaan yang relaks. Selain menikmati rasa dari makanan itu, ia juga menikmati suasana di sekelilingnya. Saat inilah orang tua bisa memberikan sugesti positif dalam pikirannya.

  1. Saat mendiamkan anak menangis

Ketika tangisan anak mulai mereda, ia justru sedang menciptakan ketenangan dalam dirinya sendiri. Sambil menenangkan perasaan dan pikirannya, orang tua dapat memberikan afirmasi positif pada anak secara perlahan.

  1. Saat menggendong

Cara ini sangat efektif digunakan, karena anak berada dalam kondisi yang sangat tenang. Pikiran dan perasaannya juga berada pada tingkat yang rendah. Kondisi ini serupa dengan keadaan ketika ia hendak tidur.

  1. Melalui dongeng

Mendongeng dapat dijadikan sebagai metode yang efektif untuk menyampakaian sugesti positif pada anak. Anak akan duduk diam dan menyimak dongeng yang dibacakan oleh orang tuanya. Pilihlah dongeng yang dapat memotivasi anak.

  1. Saat belajar

Ketika anak sedang fokus pada suatu hal, ia akan lebih mudah menerima sugesti dari luar. Orang tua dapat mengucapkan sugesti dengan suara yang lembut dan nada yang rendah.

Setiap orang tua tentunya menginginkan agar anaknya tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter baik. Menerapkan teknik hypnoparenting dengan tepat dan konsisten dalam mendidik anak dapat menjadi salah satu cara bagi orang tua untuk membangun karakter yang baik pada diri anak sejak dini. Namun, melaksanakan hypnoparenting tentunya juga diperlukan ilmu yang tepat, sehingga perlu untuk mengikuti workshop atau pelatihan hypnoparenting terlebih dahulu sebelum menerapkannya.

 

Referensi:

Astuti, F. P. dkk (2019). Penerapan Hypnoparenting Untuk Mengatasi Permasalahan Pada Anak Usia Dini. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 1(2), 15-23.

Firdaningrum, A. dkk. (2019). Hypnoparenting as A Way for Parents to Build Positive Personality in Children. SHEs: Conference Series, 2(1), 016 – 021.

Munjidah, A. & Hidaayah, N. Optimalisasi Pola Asuh Anak Dengan Hypnoparenting Di Wonokromo Surabaya.

Silawati & Yanti, A. (2015). Pemanfaatan Hypnoparenting Dalam Menanamkan Karakter Anak Di Lembaga Konseling Dan Konsultasi Pekanbaru. Jurnal Risalah, 26(2), 77-85.

 

 

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*